Konservasi air yang terus mengalir

Masalah banjir dan kurangnya air bersih sepertinya bukan kali ini saja dihadapi bangsa Indonesia. Dari jaman kerajaan Majapahit pun, para penguasanya selalu memutar akal untuk mencegah banjir dan memanfaatkan air untuk kesejahteraan rakyat. Menariknya, mereka sangat meyakini bahwa air bukan penyebab musibah, melainkan anugerah yang harus selalu disyukuri.

Keyakinan inilah yang menarik perhaatian Indah Anggraeni untuk membuat permainan tentang konservasi air di Indonesia. “Konservasi yang Secara harfiah berasal dari bahasa Inggris, Conservation, yang berarti pelestarian atau perlindungan. Semoga dengan permaianan ini, adik adik saya semakin menyadari pentingnya menjaga sumber air kita” ujar Indah penuh harap.

Anggraeni Indah
Membuat layout “konservasi air fun stuff’

Berbagai prasasti dan berbagai peninggalan sitem irigasi kuno telah menjadi bukti bahwa sejak dahulu Indonesia sangat peduli dengan konservasi air. Perhatikan saja Prasasti Harinjing, bertarikh 921. Yang menyebut para kepala desa menggali sebuah saluran dan membangun sebuah tanggul. Prasasti Bakalan yang dibuat rakryan (pemimpin) dari Mangibil pada 934 yang menyebut persawahan yang dirancang secara sistematis dengan pembangunan tiga bendungan di kali-kali kecil yang mengalir dari Gunung Welirang.

Belum lagi pembangunan waduk ‘candi tikus’ yang termaktub dalam Prasasti Kandangan, bertarikh 1350. Sebuah candi di tengah waduk yang berfungsinya sebagai bendungan . Dan masih banyak lagi peninggalan nenek moyang kita yang berbicara tentang pelestarian sumber air .

Air mengajarkan kita tentang kegigihan dan rendah hati, Tak peduli berapa banyak hambatan yang harus dilewati, cadasnya batu gunung, sungai yang berkelok, atau selokan yang kotor. Air tetap akan mengalir  dan tiba di muaranya. Itu mengajari kita agar tidak mudah menyerah, dan selalu gigih dalam menggapai sesuatu yang kita inginkan.

Air juga mengajarkan Fleksibilitas, tidak kaku dan mudah beradaptasi dengan lingkungan. Air jika dimasukkan ke dalam wadah beraneka bentuk. Ia selalu mengikuti bentuk yang didiaminya. Begitupun kita dalam kehidupan ini, harus bisa bersifat lembut tetapi juga bisa menjadi kuat bila dibutuhkan.

Duh…jadi semakin penasaran dengan permainan konservasi air yang dibuat Indah. Yuk, kita nikmati saja salah satu permainan yang telah dibuat Indah. Atau untuk lebih lengkapnya, kunjungi saja menu kami ‘Indonesia Fun Stuff’

Permainan konservasi air tawar di Indonesia

Post Author: ikka hua

Tinggalkan Balasan