Gas alam. Antara pangkalan Berandan sampai Porong

Molukken is het verleden, Java is het heden, en Sumatera is de toekomst” artinya “Maluku masa lampau, Jawa masa kini, dan Sumatera masa depan.” Ungkapan ini begitu viral di abad 19. Ungkapan yang dikemukakan kaum kolonialis di Hindia Belanda saat mendapati komoditi dagang selain rempah .

Alam Nusantara terkenal subur dan cocok untuk berbagai tanaman pertanian, terutama rempah. Ditambah lagi dengan banyaknya penemuan tambang batubara dan minyak bumi pada awal abad ke-20. Hal ini tentu membawa berkah tersendiri bagi rakyat Indonesia. Sekaligus mendatangkan bencana karena banyak pihak yang ingin memonopolinya.

Sumberdaya alam kembali menjadi alasan datangnya kekuatan asing di Indonesia. Belanda, Inggris, Jepang menyerbu untuk mendapatkan sumberdaya batubara dan minyak yang melimpah. Minyak bumi dari Indonesia sudah terbukti berkualitas bagus karena memiliki oktan yang tinggi menjadi salah satu alasan. Belum lagi gas alam yang keluar mengiringi.

Sejarah panjang gas alam Indonesia mencatat Perang Aceh yang berlangsung antara 1873-1904. Setelah Aceh takluk, Jenderal Johannes Benedictus van Heutsz memerintahkan penanaman pipa minyak dari Perlak ke Pangkalan Brandan. Pangkalan Berandan menjadi sumur minyak perintis dan menjadi industri pertambangan penopang kejayaan kerajaan Belanda.

Sewaktu Perang Kemerdekaan, para pejuang dan pekerja minyak mengambil alih lapangan-lapangan dan kilang minyak di berbagai daerah dari tangan asing. Dan dimulai lah era pengolahan gas nasional. Sampai di penghujung Mei 2006, PT Minarak Lapindo Jaya kembali melakukan pengeboran dan mengeluarkan semburan lumpur yang fenomenal.

Viona Febriliana
Membuat layout ‘gas alam fun stuff’

Tanpa bermaksud terlibat lebih dalam perdebatan lumpur lapindo, Viona Febriliana , semakin menyadari tentang kebutuhan energy bagi Indonesia. Untuk itu dia telah membuat suatu permainan yang dapat lebih mengenalkan energy gas alam kepada anak anak. Yuk kita lihat bareng bareng hasil karyanya. Atau untuk lebih lengkapnya, kunjungi saja menu kami di ‘Indonesia Fun Stuff’ .

Gas Alam Indonesia Fun stuff

Post Author: ikka hua

Tinggalkan Balasan